Sabtu, 20 Desember 2008

Complain yang muncul di Kartu Kredit


Masalah – masalah yang biasa terjadi yaitu :
1. Terlambat datangnya tagihan.
Umumnya bank suka yang namanya menagih, pasti sesegera mungkin akan mengirim tagihannya pada saat tanggal dicetaknya tagihan. Biasanya keterlambatan berada dipihak ketiga yaitu, vendor atau courirnya. Barangkali si pengantar tagihan menemukan alamat tersebut.
Sebaiknya : Pada saat mengisi form aplikasi kartu kredit diisi secara lengkap alamat kantor dan alamat rumah. Akan tetapi apabila masih ada masalah keterlambatan tagihan, nasabah bisa memanfaatkan fasilitas : call centernya, internet, SMS atau lainnya. Resiko yang ditanggung pemegang kartu adalah dikenakan denda keterlambatan bila terlambat, dan reportnya ke BI.

2. Jumlah tagihan tidak sesuai dengan pemakaian.
Yang satu ini memang mengesalkan, kita akan kaget bila bila melihat jumlah tagihan yang mana transaksi itu terasa asing atau aneh yang bukan miliknya. Segeralah menghubungi costumer service dan menjelaskan tentang masalah tersebut. Biasanya pihak bank akan memverifikasi dan kasus tersebut akan melalui proses investigasi. Bilamana memang bukan transaksinya, maka tagihan tersebut akan di – void.

3. Kartu kredit ditolak merchant.
Ketika anda sedang berdiri di depan kasir sambil menunggu sales draft untuk ditanda tangani, dan ternyata sang kasir menjelaskan “ maaf pak kartu bapak ditolak” maka sepontan merah raut muka menjadi merah padam.
Kasus ini biasanya terjadi :
a. karena kartu kredit sudah melebihi batas kredit.
b. Pita magnetic tergores/ aus.
c. Ada gangguan jaringan pada merchantnya.
d. Pemilik kartu mungkin lupa telah melewati jatuh tempo pembayaran.
( kebijakan setiap bank berbeda untuk melakukan bloking sementara, ada yang 1 bulan langsung diblok, ada juga 2 bulan baru diblok ).
Solusinya : Hubungi costumer service- nya dan kejadian tersebut. Kalau memang rusak pitanya segera minta penggantinya. Atau bila mengenai tagihan segeralah melakukan pembayaran.

Untuk menghindarinya:
a. Lakukan pembayaran sesuai tenggang waktunya, meski minimum payment.
b. Hindari kartu magnetic tergores.
c. Setidaknya ada 2 kartu kredit, satu sebagai cadangan. Biasanya saat masalah itu terjadi pihak cashier minta kartu yang lain/ alternative.

4. Kartu Penggantian tidak kunjung datang.
Pada umumnya masa keanggotaan 1 tahun, akan tetapi kartu kredit berlaku hingga 3 tahun atau 5 tahun.
Saatnya expired kartu kredit anda, sedang anda masih membutuhkannya. Tentunya akan mengesalkan apalagi mau dibawa bepergian.
Kasus tersebut biasa terjadi karena :
a. Alamat anda agak sulit ditemukan oleh kurirnya.
b. Barangkali alamat mudah ditemukan akan tetapi rumah sering kosong.
c. Yang agak extrim, yaitu: Keanggotaan kartu kredit anda diputus sepihak oleh pihak bank karena : Pembayaran yang kurang bagus, atau pemakaian kartu kredit nihil. Dalam hal ini bank bisa memutus sepihak karena sebab lain.

5. Limit kredit tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Hal ini bisa terjadi karena dalam proses disetujuinya kartu kredit pihak bank mempunyai standard atau acuan yang harus dipenuhi. Ketidak puasan muncul karena costomer dijanjikan limit kredit atau type kartu kredit oleh sales.
Yang sebenarnya otoritas limit kredit ada pada kredit analisnya. Direct sales, tele sales, atau apapun namanya, tidak diperkenankan oleh pihak bank untuk menjanjikan sesuatu. Biasanya begitu…………….

6. Collectornya serem…………….
Wah….kalau sudah berurusan dengan collector, berabe…. pasti sudah terjadi perubahan income ?
1. Biasa terjadi dari masyarakat yang dipaksakan untuk memiliki.
2. Atau orang yang kena musibah.

Agar kita tidak berurusan yang satu ini sebaiknya :
a. Bagi yang belum bisa memenuhi persyaratan agar tidak mengajukan kartu kredit.
b. Bagi pemegang kartu yang sudah merasakan kartu kredit sebagai beban agar mengurangi frequensi pemakaian.
c. Atau melakukan take over dengan bunga lebih rendah/ setidaknya yang masih bisa dicover.

3 komentar:

Johnson Manurung mengatakan...

tepat sahabat debt collectornya rata2 tindakannya seperti preman ...

Butik Bella mengatakan...

Kini saya tau dengan jelas apa dan bagaimana sebenernya 'sosok' kartu kredit itu. Menyenangkan tetapi juga memusingkan bila tidak konsisten dalam menggunakannya... Tnx yah.. Infonya luar biasa sekali :)

yb0hd mengatakan...

D/h

Saya bertanya:
- Bagaimana cari nya para marketing Kartu Kredit atau Pinjaman Tampa Agunan tidak mengganggu HP saya?
Rata2 saya menerima lebih dari 10 SMS yang isinya penawaran KTA dan belum lagi yang langsung telpon dengan menawarankan kartu kredit, padahal yang ditawarkan sudah ada pada bank penerbit ybs.

Masalahnya:
- Mengganggu dan menyebalkan, karena mereka memaksa.
- Tidak melihat waktu, pagi2 sudah telpon.
- Saya sering keluar negri, roaming telpon sangat dirugikan, kalau tidak diangkat jika telp clien bgmna?

Jadi inti nya saya SANGAT TERGANGGU DENGAN TELEMARKETING.

PLEASE... hentikan penawaran dengan cara ini, masih banyak cara lain.

Salam,

Budi Halim.