Minggu, 25 September 2011

Design dan Fitur Kartu Kredit


Membahas tentang design dari kartu kredit tidak lepas dengan fitur dan segment pasar dari pengguna kartu kredit karena kombinasi design dan feature tersebut yang bicara tentang nilai tambah /kekuatan dari product tersebut dan bisa juga sebagai pembeda terhadap segment pasar dari pemegang kartu kredit. Sebagai contoh : kartu kredit “Garuda Indonesia Citibank Credit Card” memiliki design warna hitam dengan logo Garuda Indonesia yang memiliki fitur yang lebih dominan tentang kebutuhan pemegang kartu kredit akan jasa penerbangan seperti reward Garuda frequent flyer miles, free airport  lounge, free excess baggage.

Hampir setiap penerbit kartu kredit akan mengeluarkan product kartu yang bervariasi dari kartu kredit pemberi diskon, kartu kredit bunga murah, hingga kartu kredit khusus wanita yang tentunya memiliki design yang berbeda yang bertujuan agar penjualan dan nilai transaksi kartu kredit meningkat yang pada akhirnya akan menaikkan keuntungan penerbit kartu kredit.

Untuk mengetahui pengaruh dari design kartu kredit terhadap tingkat sukses penjualan dan volume transaksi kartu kredit, kebetulan penulis belum punya data akan tetapi design kartu kredit memiliki nilai tambah, nilai jual dan bisa juga sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi penjualan kartu kredit selain bunga rendah dan biaya iuran tahunan.

Inovasi design kartu kredit sebagai nilai tambah barangkali mulai diperkenalkan di Indonesia oleh Citibank dengan photo card-nya tahun 1995 pada waktu itu bentuk kartu kredit masih standard berbentuk kotak tipis seukuran kartu dan berwarna silver atau gold (kuning keemasan), kecuali AMEX berwarna khas hijau kemudian dilanjutkan oleh Bank Papan Sejahtera dengan konsep kartu kredit yang bisa ditambah dengan photo pribadi atau photo kesukaan pemegang kartu kredit hingga inovasi kartu kredit mini Citibank.

Tidak ada komentar: